Tips Perawatan Jitu Pohon Durian Muda Anda

Pelajari cara merawat pohon durian muda dengan tepat untuk memastikan pertumbuhan dan hasil buah yang optimal.
Tips Perawatan Jitu Pohon Durian Muda Anda

Pemilihan Bibit Durian yang Unggul

Langkah awal dalam merawat pohon durian yang masih kecil adalah memilih bibit durian yang unggul. Pilihlah bibit durian yang berasal dari pohon induk yang produktif dan sehat. Pastikan bibit durian tersebut bebas dari hama dan penyakit. Bibit durian yang unggul akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Penanaman Bibit Durian

Setelah memilih bibit durian yang unggul, langkah selanjutnya adalah menanamnya. Sebelum menanam bibit durian, terlebih dahulu siapkan lahan tanam. Lahan tanam harus gembur dan memiliki drainase yang baik. Buatlah lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm. Berikan pupuk kandang atau kompos ke dalam lubang tanam. Setelah itu, tanam bibit durian dengan hati-hati.

Penyiraman Pohon Durian

Pohon durian membutuhkan penyiraman yang cukup. Siram pohon durian secara teratur, terutama pada saat musim kemarau. Jangan sampai pohon durian kekurangan air, karena dapat menyebabkan pohon durian layu dan mati. Sebaliknya, jangan juga menyiram pohon durian secara berlebihan, karena dapat menyebabkan akar pohon durian membusuk.

Pemupukan Pohon Durian

Pohon durian membutuhkan pemupukan secara berkala. Berikan pupuk NPK (Nitrogen, Fosfor, Kalium) dengan dosis yang sesuai. Pemupukan dapat dilakukan setiap 3 bulan sekali. Selain pupuk NPK, berikan juga pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos. Pupuk organik akan membantu memperbaiki struktur tanah dan menyediakan unsur hara yang dibutuhkan oleh pohon durian.

Penyiangan Gulma

Gulma dapat mengganggu pertumbuhan pohon durian. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyiangan gulma secara berkala. Penyiangan gulma dapat dilakukan dengan cara mencabutnya secara manual atau menggunakan herbisida. Namun, perlu diperhatikan penggunaan herbisida harus dilakukan sesuai dengan dosis yang dianjurkan agar tidak merusak pohon durian.

Pemangkasan Pohon Durian

Pemangkasan pohon durian bertujuan untuk membentuk tajuk pohon dan membuang cabang-cabang yang tidak produktif. Pemangkasan pohon durian dapat dilakukan pada saat musim kemarau. Pemangkasan dilakukan dengan cara memotong cabang-cabang yang tidak produktif atau cabang-cabang yang tumbuh terlalu rapat. Pemangkasan pohon durian akan membantu pohon durian tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pohon durian dapat terserang hama dan penyakit. Hama yang sering menyerang pohon durian antara lain wereng, kutu putih, dan ulat daun. Sedangkan penyakit yang sering menyerang pohon durian antara lain busuk buah, penyakit akar, dan penyakit daun. Untuk mengendalikan hama dan penyakit, perlu dilakukan penyemprotan insektisida dan fungisida secara berkala. Namun, perlu diperhatikan penggunaan insektisida dan fungisida harus dilakukan sesuai dengan dosis yang dianjurkan agar tidak merusak pohon durian.

Panen Buah Durian

Pohon durian biasanya mulai berbuah setelah berumur 5-7 tahun. Buah durian dapat dipanen ketika sudah matang. Buah durian yang matang biasanya berwarna hijau kekuningan dan memiliki aroma yang harum. Panen buah durian dilakukan dengan cara memetiknya secara langsung dari pohon. Buah durian yang sudah dipanen harus segera dikonsumsi atau disimpan dalam lemari pendingin agar tidak cepat busuk.

Perawatan Pohon Durian Setelah Panen

Setelah panen buah durian, perlu dilakukan perawatan pohon durian agar tetap sehat dan produktif. Perawatan pohon durian setelah panen meliputi pemupukan, penyiraman, dan penyiangan gulma. Pemupukan dilakukan dengan cara memberikan pupuk NPK (Nitrogen, Fosfor, Kalium) dengan dosis yang sesuai. Penyiraman dilakukan secara teratur, terutama pada saat musim kemarau. Penyiangan gulma dilakukan secara berkala agar gulma tidak mengganggu pertumbuhan pohon durian.

Tips Merawat Pohon Durian

Berikut ini beberapa tips merawat pohon durian yang masih kecil:

  • Pilihlah bibit durian yang unggul dan bebas dari hama dan penyakit.
  • Tanam bibit durian di lahan tanam yang gembur dan memiliki drainase yang baik.
  • Siram pohon durian secara teratur, terutama pada saat musim kemarau.
  • Berikan pupuk NPK (Nitrogen, Fosfor, Kalium) dan pupuk organik secara berkala.
  • Lakukan penyiangan gulma secara berkala.
  • Pangkas pohon durian secara berkala untuk membentuk tajuk pohon dan membuang cabang-cabang yang tidak produktif.
  • Kendalikan hama dan penyakit dengan cara menyemprotkan insektisida dan fungisida secara berkala.
  • Panen buah durian ketika sudah matang.
  • Lakukan perawatan pohon durian setelah panen agar tetap sehat dan produktif.
Scroll to Top